Saat kami sedang dalam perjalanan menuju ibu kota negeri central, ayahku mati dibunuh oleh bandit di jalan. Tentu saja ayahku adalah seorang penyihir hebat tingkat 7. Tak mudah mengalahkan ayahku. Namun banyaknya jumlah musuh membuat ia tidak berkutik. Orang-orang bilang ayahku menyuruh ibuku untuk pergi bersama sisa pengawal untuk bisa melindungiku, yang waktu itu masih berumur 3 tahun, lari menuju ibu kota.
Setelah 2 bulan diadakan pencarian, tidak ditemukan kabar tentang keberadaan ayahku. Para bandit pun tidak ditemukan keberadaannya. Tampaknya para bandit sudah menghilang bersama dengan jejak jasad ayahku. Tim pencari yang direkruit oleh kakekku telah menyerah untuk melanjutkan penyelidikan. Dibanding perampokan,...